Lebaran Adalah Tradisi

Standar

Dentuman kembang api, riuhnya kumandang takbir dan bersalam-salaman sudah saya lihat dan rasakan sejak semalam. Setelah Kementrian Agama menyatakan bahwa Idul Fitri 1434H jatuh pada hari ini, suasanya Lebaran langsung terasa di jalanan dan di kantor saya.

Tinggal di Indonesia artinya sudah terbiasa dengan suasana Ramadan dan Lebaran. Sejak kecil, saya selalu melihat lalu lalang warga kampung yang berjalan di depan rumah menuju ke lapangan untuk menjalankan Sholat Ied. Berjalan kaki sambil menenteng sajadah, mukena dan koran bekas sambil bercengkerama dengan keluarga, sudah jamak saya lihat dari tahun ke tahun.

Lebaran hari pertama, biasanya anak-anak di kampung saya akan berkeliling ke rumah-rumah tetangga untuk bersilaturahmi. Saat berkunjung biasanya anak-anak ini akan mendapat “salam tempel” yang jumlahnya beragam, mulai dari 100 rupiah sampai 500 rupiah. Saya pun nggak ketinggalan mengikuti kegiatan tahunan anak-anak di kampung tersebut. Saya dan anak-anak lainnya seringkali berkunjung sampai ke kampung sebelah yang bahkan tidak kami kenal. Namun kami tetap disambut, diberi makanan dan yang paling penting dikasih uang. Saat Lebaran, saya bisa mengumpulkan uang hingga 5000 rupiah. Jumlah yang cukup banyak untuk anak-anak tahun 90an. Orang tua saya tidak pernah melarang saya untuk berkunjung ke rumah tetangga bersama anak-anak lainnya. Warga yang saya kunjungi pun tidak pernah menolak, walaupun saya tidak merayakan Lebaran.

Bagi saya, Lebaran bukan sekedar perayaan umat Muslim setelah 30 hari berpuasa. Lebaran adalah perayaan agama yang telah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Indonesia. Karena tidak hanya umat Muslim saja yang pulang kampung, bermaaf-maafan dan makan ketupat opor. Seluruh masyarakat Indonesia merasakan Lebaran, merayakan Lebaran dan saya bangga menjadi bagian dari tradisi tersebut.

Selamat berlebaran semuanya.. Mohon maaf lahir dan batin..

image

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s