photo story: trip to Bali

Standar

Yak! Kali ini saya mau pamer pengalaman saya bersenang-senang di Bali. Meskipun ga sepenuhnya bersenang-senang karena ada unsur kerjanya dikit, yang penting saya have fun di sana. 😀 Oh ya, ini merupakan pengalaman saya kedua pergi ke Pulau Dewata itu. Sebelumnya saya pernah ke sana tahun 2004 untuk kegiatan study tour SMA.

Berbeda dengan pengalaman pertama saya ke Bali naik bis pariwisata, kali ini saya menumpang pesawat terbang. Seharusnya sih saya naik Garuda Indonesia Airlines, namun karena saya terlambat datang ke check in counter padahal saya harus ada di Denpasar sebelum pukul 13.30 WITA, jadinya saya naik pesawat Air Asia. Baru kali itu saya menumpang pesawat Air Asia dan saya pun baru tahu kalau jarak antar tempat duduk begitu sempit (hampir sama kaya Lion lah) dan GA DAPET MAKAN!! Sekedar makanan kecil atau permen pun nggak dikasih. Kalau mau makan, ya beli. Agak kesal sih karena saya belum makan dari pagi karena biasanya di Garuda dapet makanan. Tapi ya sudahlah, yang penting saya berangkat dan sampai di bandara I Gusti Ngurah Rai dengan selamat 🙂

di bandara

bandara Bali

 

Dari bandara, saya langsung menuju pantai Sanur untuk selanjutnya naik speed boat menuju tempat berikutnya. Baru pertama kali saya pergi ke Sanur karena dulu belum sempat mengunjunginya. Ternyata di Sanur lebih banyak turis lokal daripada turis asing. Suasana nya pun masih sangat Indonesia, tidak seperti di Kuta yang “bule banget”.

sampai di sanur

sanur

 

Lokasi speed boat cukup jauh dari bibir pantai sehingga saya yang tadinya memakai sepatu harus bertelanjang kaki dan melipat celana untuk meminimalisir basah. Selain itu saya pun harus berjibaku mengangkat koper yang lumayan berat dari bibir pantai ke kapal. Sebenarnya saya ingin duduk di luar agar dapat merasakan angin dan melihat deburan air laut yang terbelah oleh kapal. Namun karena saya harus menjalani tes kamera 3 hari ke depan, terpaksa saya duduk di dalam agar tidak tersengat sinar matahari. Di dalam kapal rasanya seperti naik metro mini yang melewati jalan berbatu-batu. Bahkan beberapa kali saya ikut menjerit karena dikagetkan oleh hentakan kapal yang begitu kuat.

Kurang lebih 30 menit kemudian, saya sampai di sebuah pulau bernama Nusa Lembongan yang terletak di sebelah tenggara Pulau Bali.

Nusa Lembongan

 

Saya tidak tahu pasti di sisi pulau yang mana saya mendarat. Dan begitu mendarat, saya kembali berjibaku mengangkat koper dari kapal menuju bibir pantai yang lagi-lagi berjarak cukup jauh. Namun semuanya seolah terbayar dengan keindahan pantai di Nusa Lembongan yang begitu indah dengan pasir putih dan air yang begitu jernih.

mendarat di Pulau Nusa Lembongan

 

Setelah menurunkan barang, saya pun langsung digiring menuju hotel untuk menginap. Saat itu saya memang sudah sangat lelah, ngantuk dan lapar. Jadi tawaran untuk langsung ke hotel pun langsung saya iyakan segera. Tidak lama kemudian saya pun terkejut melihat hotel tempat saya menginap. Bentuknya berupa bangunan 2 lantai yang terbuat dari kayu dan atap dari jerami kering. Kamar ada di lantai atas dan bagian bawah hanya terdapat semacam bale-bale untuk bersantai. Pintu masuk dan tangga ada di bagian belakang bangunan. Dan yang membuat terkejut adalah…… KAMAR MANDINYA TERBUKA!!!! Kamar mandi ada di bagian belakang kamar, tanpa atap dan terbuka! Saya langsung terbengong-bengong saat melihatnya.

hotel di Nusa Lembongan

 

Jika melihat suasana hotel dan pantainya sih ala-ala Thailand (walaupun saya belum pernah ke Thailand dan hanya nonton di tipi). Pemandangan dari kamar hotel di lantai atas pun lumayan bagus, walaupun terhalang atap bangunan resto hotel. Oh ya, karena perut sudah menjerit kelaparan, saya pun segera memesan makanan dari resto hotel tersebut. Saya memesan nasi kari sementara teman saya memesan chicken cordon bleu yang dari segi harga dan rasa agak kurang masuk akal. Mungkin karena ini di Bali dan banyak turis asing, jadi harga yang dipatok juga lumayan tinggi.

pemandangan dari kamar hotel

nasi kari sapi dan chicken cordon bleu

Walaupun badan pegal-pegal dan kurang istirahat, rasanya sayang jika hanya tidur-tiduran di sini. Jadi sehabis makan, saya beristirahat sebentar dan kemudian berjalan-jalan menyusuri pantai. Ternyata pemandangan di Nusa Lembongan memang indah. Banyak kapal-kapal dan speed boat di pinggir pantai. Saya pun menyusuri pantai sampai ujung yang berupa tebing karang. Dan tentu saja tak lupa untuk menyalurkan bakat saya di bidang modelling, hehehe :p

pemandangan pantai

di pinggir pantai

menjelang sunset sekitar pukul 18.00 WITA

 

Satu hal  yang saya lupa dari Bali, yaitu PERBEDAAN WAKTU! Saya terbiasa di zona waktu WIB dan lupa mengatur jam saya ke zona WITA. Maka terjadilah hal yang tidak diinginkan. Seharusnya saya sudah siap pada pukul 6 sore waktu bali untuk menyeberang ke kapal pesiar di tengah laut sana. Namun jam segitu saya masih foto-foto di pantai. 😦  Akhirnya dengan mandi apa adanya, saya pun bersiap-siap dengan kecepatan super agar tidak ketinggalan kapal. Sekitar pukul 19.00 WITA, saya menyeberang ke kapal pesiar SEA SAFARI CRUISES untukk berpesta pora.hihihi.. 😀

SAFARI CRUISES

hiburan di atas kapal

 

Kapal pesiar ini berhenti di tengah laut dan terombang-ambing kesana kemari sehingga bikin mabuk. Padahal hari itu juga terjadi gempa dan tsunami di Jepang dan sempat dikabarkan bahwa gelombang tsunami juga akan sampai ke perairan Indonesia. Saya sih tidak terlalu kuatir, karena saya tahu bahwa yang terancam adalah kepulauan di wilayah utara Indonesia sementara saya sedang berada di daerah selatan.

Acara di kapal berlangsung sampai malam dan kami kembali ke hotel sekitar pukul 12 malam di tengah hujan lebat. Karena cuaca buruk dan penumpang speed boat bisa dibilang overload padahal saya tidak bisa berenang, maka saya pun memakai rompi pelampung.

pake pelampung

Keesokan paginya, saya bangun dengan badan masih pegal-pegal, namun tak menyurutkan niat saya untuk menikmatipagi hari di Nusa Lembongan. Saya pun kembali menyusuri pantai. Kali ini saya tak membawa kamera karena memang hanya ingin bermain air di pantai. Sayang seribu sayang, sekitar pukul 10 waktu setempat, hujan kembali turun dengan derasnya sehingga terpaksa saya kembali ke hotel dan bersiap-siap kembali ke Pulau Bali pukul 11.

Saya kembali menumpangi speed boat untuk kembali ke Pulau Bali, tepatnya di pantai Sanur. Karena cuaca mendung dan matahari tidak menyengat, saya memberanikan diri duduk di bagian belakang kapal den merasakan deburan air dan angin.Ternyata getaran di bagian belakang tidak terlau terasa jika dibandingkan duduk di bagian dalam kapal.

duduk di bagian belakang speed boat

 

Sampai di Sanur, saya segera membersihkan diri dari pasir yang menempel di kaki. Dari Sanur saya mampir ke tempat makan bernama “babi guling sanur”. Makanannya berupa nasi dan seperangkat babi-babian. Ada babi guling, kulit babi kering, sate babi dan lain lain.

babi guling sanur

 

Sebelum berangkat ke bandara, saya menyempatkan diri untuk mengunjungi tempat-tempat terkenal di sekitar pantai kita walaupun hanya sebentar. 🙂 Sebenarnya saya juga sempat mampir ke toko oleh-oleh bernama “Erlangga”. Namun menurut saya, barang-barang yang ada tidak jauh berbeda dengan barang-barang di Mirota Batik Yogyakarta. Mungkin karena kedua propinsi tersebut mengutamakan keindahan alam, seni dan budaya sebagai daya tarik wisatanya.

zero ground

jalan legian

pantai kuta yang ngehits

kuta dilihat dari circle K di seberang

Setelah bersenang-senang, saya pun menuju bandara dan langsung terbang menuju Jakarta dengan selamat. Kali ini saya menumpang pesawat Garuda, jadi dijamin nyaman dan ga akan kelaparan 😀

 

Untuk perjalanan berikutnya, semoga saya bisa ke tempat lain yang lebih unik dan ngehits, bahkan ke luar negeri. hihihi.. :p

3 responses »

  1. Ping-balik: Beautifully Lombok | the great Andre

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s