send to many

Standar

Pada musim natal dan tahun baru seperti sekarang ini, pasti banyak ucapan selamat yang datang dari teman, kerabat dan saudara. Ucapan yang kita terima bisa saja dari berbagai media, seperti melalui telepon, sms, mms, email ataupun melalui jejaring seosial seperti facebook dan twitter. Kita pun membalas ucapan dari teman atau kerabat kita tersebut. Karena tidak mau repot, kita biasa menggunakan fasilitas “send-to-many” pada sms ataupun email. Jika menggunakan facebook kita dapat menge-tag akun orang-orang yang ingin kita berikan ucapan. Dan jika menggunakan smartphone BlackBerry, kita bisa menggunakan fasilitas broadcast message.

Tidak ada yang salah dengan fasilitas tersebut. Malahan dengan adanya fitur send-to-many kita dapat menghemat waktu dan tenaga. Dulu saya termasuk orang yang suka menggunakan fitur sms send-to-many ketika hendak mengucapkan “selamat idul fitri”, “selamat natal” ataupun “selamat tahun baru”. Namun seiring bertambahnya usia dan bertambah pula pengetahuan saya tentang hal menghargai dan menghormati, saya tidak lagi menggunakan fitur tersebut. Saya merasa bukankah media seperti sms, mms, BBM atau email sendiri merupakan suatu kemudahan? Bayangkan jika untuk mengirim pesan kita masih harus ber-telegram, berkirim surat konvensional atau bahkan menggunakan merpati pos. Bukankah hal tersebut sangat merepotkan? Mengapa setelah adanya fasilitas yang memudahkan justru kita semakin malas dengan memberi ucapan melalui send-to-many? Menurut saya menggunakan fasilitas tersebut menunjukkan kemalasa kita dan betapa kita kurang menghargai orang lain.

Saat ini saya lebih suka memberi ucapan dengan menuliskan nama orang yang saya tuju. Walaupun ucapan yang saya kirim sama, tapi paling tidak saya meluangkan waktu untuk sekedar memberi nama satu persatu pada setiap ucapan. Hal tersebut juga berlaku ketika saya berulang tahun dan mendapat ucapan melalui facebook. Saya melihat seringkali orang menulis di statusnya seperti ini: “maaf ga bisa bales satu-satu..tapi terima kasih buat semua ucapannya”
Pertanyaan saya adalah, ga bisa bales satu-satu atau tidak mau meluangkan waktu untuk membalas? Jika orang tersebut adalah public figur dengan ucapan selamat beribu-ribu, wajar saja jika tidak ada waktu untuk membalas. Namun kebanyakan teman-teman saya bukanlah publik figur yang mempunyai banyak-sekali-teman-yang-mengucapkan-selamat-ulang-tahun-sehingga-ga-sempat-balas.

Berawal dari hal yang sederhana, ada baiknya jika kita mulai menghargai orang lain. Tidak ada yang salah dengan send-to-many. Namun sebaiknya kita dapat memilah kapan sebaiknya menggunakan fasilitas tersebut. Dengan menghargai dan menghormati orang lain, maka orang lain pun akan menghargai kita. Jangan heran jika kita tidak dihargai orang jika kita tidak mulai belajar untuk menghargai.

senyum, salam, sapa

🙂

*kok malah kaya pegawai pom bensin ya*

One response »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s